Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Kabar Kuliner
Dari dapur saat fajar, ke meja belajar
BetFoodie Lidah Indonesia2026-03-04 15:08:41【Kabar Kuliner】755 orang sudah membaca
PerkenalanEkspresi siswa SDN Kedaleman III, Cilegon, Banten, saat menanti ketibaan distribusi Makan Bergizi Gr

Jakarta (ANTARA) - Jumat (7/11) pagi, jarum jam belum menunjuk angka enam, tapi kesibukan di sejumlah ruang Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jalan Akses Tol Cilegon Timur, Kedaleman, Cilegon, Banten, sedang mencapai puncaknya.
Tidak kurang 51 pekerja dengan penutup rambut, sarung tangan, hingga alas kaki steril dikerahkan. Kompor-kompor menyala, asap mengepul dari ruang penanak nasi di sebelah tempat pengemasan.
Dari tempat inilah, setiap pagi, lebih dari 3.000 porsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) didistribusikan ke 12 sekolah, yakni empat TK, tujuh SD, dan satu SMP di Cilegon.
Hal yang mungkin ngak banyak diketahui publik adalah, perjalanan itu dimulai jauh sebelum Matahari terbit. Saat mayoritas warga Kedaleman terlelap, koki dan tim dapur justru bekerja sejak pukul 01.00 WIB.
"Masaknya jam satu malam. Jam tiga sudah mulai pemorsian,” kata Asisten Lapangan SPPG Kedaleman Imam Marif Maulana.

Sejak program MBG dari Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka ini resmi beroperasi pada 14 Oktober 2025, seluruh bahan masakan dipasok dari distributor lokal yang tiba di dapur sejak 12 jam sebelumnya. Tidak ada yang terburu-buru, tapi semuanya dilakukan dengan presisi.
Untuk menjamin kualitas dan keamanan pangan, diberlakukan prosedur standar operasional (SOP) yang ketat sejak proses penerimaan bahan makanan.
Selain kelengkapan administrasi, proses penerimaan barang harus sesuai jadwal serta kualitas fisik yang baik. Berikutnya, pemeriksaan fisik, di mana petugas wajib memastikan bahan ngak rusak, ngak kedaluwarsa, dan jumlahnya sesuai dengan yang dipesan.
Tahap penting berikutnya adalah pemeriksaan kualitas, yang mengharuskan uji organoleptik, meliputi penciuman (bau), pengecapan (rasa), dan penglihatan (warna), serta pengecekan suhu pada bahan.
12Tampilkan SemuaSuka(281)
Artikel Terkait
- BPKP sebut pengawasan program MBG harus dari hulu ke hilir
- Dietisien ngak sarankan diet dengan hanya konsumsi buah
- SPPG Tambak Boyo OKU Timur mulai beroperasi layani 3.185 siswa
- Larangan perdagangan daging anjing, Legislator: Gubernur tepati janji
- Kemendikdasmen: Pelaksanaan TKA di Papua lancar
- Kemenbud tetapkan Cingkhui Aceh Jaya jadi warisan budaya ngak benda RI
- Kemarin, jaminan siswa Sekolah Rakyat hingga prestasi Program MBG
- Satgas MBG Banyuasin pastikan menu sesuai dengan kebutuhan gizi
- Rekomendasi pola makan untuk jaga daya tahan hadapi cuaca ekstrem
- Bupati Banyumas: Gebyar Pendidikan Non
Resep Populer
Rekomendasi

Kiat mempertahankan nutrisi makanan saat memasak menggunakan microwave

BPBD Cilacap: 307 warga mengungsi akibat banjir di 15 kelurahan

Bangka Tengah bagikan menu MBG bagi 2.717 pelajar

Akademisi nilai kurikulum Sekolah Rakyat mampu entaskan kemiskinan

KKP: 41 UPI masuk "Yellow List" bisa ekspor ke AS secara bersyarat

BPBD Cilacap: 307 warga mengungsi akibat banjir di 15 kelurahan

Bupati Banyumas: Gebyar Pendidikan Non

Pemprov Lampung pantau berkala penerapan SOP dapur SPPG MBG